Sabtu, 28 Mei 2011

buatmu dinda

terpikat kerlip pandang ayumu..
ajak nuraniku bercanda dengan cerita..
anggun tersapu angin jilbab lembutmu..
duhai pemetik gundah di sendratari jiwa..

tak sedetk engkau minggat dari wajah pandangku..
centil aduhai, kau ajak ku menari..

nafas berhembus gairahkan tafa'kur..
hentak engganku berganti cinta yaumiyah..
sekelumit guratan juwita rasa..

namun,..
di ujung jilbab anggun putihmu..
ada setitik kibasan angin tak menentu..
terjilat percik amurka zaman..
takut diri tiada pengagum..

okh,..
berubah di kau tanggalkan fitrah..
menampakkan lekuk duhai nan amboii..
mulus tak tercela lekuk lehermu..
bak penari 'ular' di pentas panggung..
gairahkan netra sang arjuna fana..

okh,..
di kau pemimpin di belantara hawa..
padamkan kobar yang hanguskan hujung jlbabmu..
apalah jiwa mahkota terlerai, wahaiii..
semat yang terlepas, duhai impian..
keindahan sejati akan terpancar..
walau terasing di buana pijak,..
akan tersemat di di al-kautsar rahim-Nya..

wahai, pualam jiwaku,..
taklim wa taklum lewat intipan..
di balik intan pualam jilbab..

padamu juwita raga..
generasi negeri terlahir......

=========

Musyafir Kata_SRPA

Jumat, 27 Mei 2011

Ahbian Sandy Slideshow

Ahbian Sandy Slideshow: "TripAdvisor™ TripWow ★ Ahbian Sandy Slideshow ★ to Yogyakarta, Makassar and Jember. Stunning free travel slideshows on TripAdvisor"

Selasa, 17 Mei 2011

enggan berkemas

aksara hening
=================



raib tak berjejak
lepas tak berbalas
mimpi buaian tinggal tak bersemi
hanya jejak kaki yang terhapus air hujan

pada alam manakah jiwa berkelana?
mengetuk pagi enggan di caci lagi
memanggil malam tiada berkalam
karena ku yakin
hari ini
hari esok
jalan menuju cita dan cinta
dan...
bermuara pada kematian

masikah menanti pagi dan bercanda dengan malam?
pagi, malam adalah pintu tuk memahat lahat
mari berkemas di tarian gemas
akan jiwa yang terkulai lemas
sedangkan waktu
terus memenggal
jatah nafas
==================
celebes.....2011....
by : musyafir kata _ SRPA

Minggu, 01 Mei 2011

cinta dibalik prahara

Cinta Dibalik Prahara

[ kolaborasi :
Syair Revolusi Putih Ahbian dan Sketsa Oase Senja ]
=====================================

terbendung cakrawala memikat cerah
terhenti kumparan mega menghitam pekat
sebentar tangis dirgantara merinai ke bumi pijak
tertatih dewangga ku rajut dalam basahnya
kan tersentuh bias-bias halilintar rasa

sejenak mendung selimuti awan duka..
dibalik gelegar gaung nurani bergelegar bak petir…
tersendu relung laksana rintik hujan..

moksa melayang,
senyum pelangi tersungging di rona kelamku

Bias rinai cahya
membayang di cakrawala sukma
samar redup
mengatuplah putik anyelir
tersaput bulir hujan renjana

pantulan itu tak binasa
dalam awan nestapa
dewangga salut mengasap durga
sendu beradu memiris pilu
berjaya bak halilintar bergelegar
tak padam asa

tatap...
Renung akan relung nan dicipta
dilema buana kan berujung dimuara
semua berdenting dalam kurun masa
tak kekal
begitupun sang prahara
ada masa terang pasca gulita
percayalah...
Ada waktunya pelangi merona
dan kudapati senyummu disana


lembut elus anila malam..
terbingkis lewat elok aksaraMu
tersentuh kemarau dengan seloka hujan

ku tutup relung jiwaku
agar tak gigil kuasai atma
dengan bersidekap dengan hasrat
pada-Mu memiltal kehangatan

ku nanti merona pelangi
di tapal resah tak kunjung sua
dalam hening yang kuasai sunyi
tetap menata sisa puing yang berhamburan

Dibatas ratap
embun aksara nan lindap
merasuk jasad
sirami qalbi lewat kalam Illahi

tutup relung jiwamu
beri setitik ruang temu
biar retak tak apa
sedikit,
tuk alirkan bayu rindu
pemantik nafas ruhmu
dan tabir senyap menguak nikmat

rona pelangi kan tiba
nantikan diujung senja
setelah curah air langit hati terhenti

kini nikmatilah diam
rengkuh alam tapa
khusyukkan pikiran
sembari susun diksi mimpi
yang terangkai diambang fajar

Mungkin..!!!
Mentari esok menyapa kerlip embunMU

Sabtu, 30 April 2011

Maff Ratna Pualam Jiwaku

================================

Maff Ratna Pualam Jiwaku

30-04-2011


tak bisa ku tampilkan aksara ratna kata
sebagaimana ada jejak penyejuk jiwa dulu pernah tercipta
...

bukan menghancurkan telaga cinta yang telah kokoh
riak-riak air yang telah meretakkan telaga yang terbendung

kita hanyut di dalam genangan telaga ini
dinding yang retak dalam sisi telaga kita
perlahan membesar dan tiada kuasa kita bendung

Dalam...
sedalam pikiran menuju asa
hempasan gelombang di dinding kisi telaga cinta kita

tiada mampu tertahankan lewat rasa dan pengertian

Dan.......
rasakan kebersamaan terhempas ke bibir telaga
Sirnalah sudah karna tak keberdayaan rasa

Kini
tertinggal geliak air larut dalam mimpi

esok
ada dalam ancala dan hembus AnilanaMU

Gelap...
Segelap hati tanpa rasa

Hancur...
Sehancur rasa sesal yang mendera

Inilah akhir dari sebuah arus cinta beriak
hadir dalam prasasti puing-puing tepian telaga


dikau permata jiwaku
ada mentari di lubuk pertiwimu
insan bergerak lewat cita dan cinta
segenap pekat pun memiliki cita dan pita

ke Agungan-Nya ada dalam Dasyat Rencana

Minggu, 03 April 2011

beningku


celebes,,,,
bertutur pada anak angin


gunung, cakrawala-Nya
lihat bunga mawar
lihat bebatuan
tengok diamnya gunung
tunduk dalam tasbih
danau riak menggelitik tahmid
melebur danau jadi kemilau
menyapa ruh jadi aku
menenun tarian aku jadi nafas-Mu

***

semua yang kemilau
adalah yang hijau
menaambur berdoa
tambur warna
tetap memikat dan air mewangi
sungai,
riak beriak alirkan rindu
maka daun
yang lepas
yang gugur
dari dahan
menjatuhkan makrifat
lalu engkau pun
????????
ada dalam bisik shirat-Nya
atawa iseng di tepi taman-Nya

Sabtu, 02 April 2011

kelana jiwa
menatar beraian maya
bertutur buaian kata

Makrifat bunga mawar
Makrifat batu-batu
merangkai tasbih danau
melebur danau jadi kemilau
melebur ruh jadi aku
melebur aku jadi nafas-Mu

***

semua yang kemilau adalah yang hijau
engkau berdoa supaya warna
tetap memikat dan air mewangi
dan sungai mengalirkan rindu
maka daun yang lepas
dari dahan menjatuhkan makrifat
lalu engkaupun