Dari keheningan, menerpa raga dan jiwa, kelabu warna hidup, menyelimuti negri dan semesta nalar. Hanya
pada bias-bias biru,
pada aksara biru
,
pada harapan biru, dan doa biru berkumpul di asa bersemayam.
Menari...,
diantara nyanyian dan nada,
bergerak...,
menyapa sunyi dan hingar semesta,
namun...,
semua nuansa asa dan rasa terbelenggu,
diantara geliak jiwa
yang terhampar dan terbuang.